Beranda | Artikel
Teks Khotbah Jumat: Kabar Gembira dari Allah untuk Mereka yang Bersabar Saat Bencana Menimpa
9 jam lalu

Khotbah pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

قال الله تعالى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ ﴿آل عمران: 102﴾

وقال: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً، وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ، إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا ﴿النساء: 1﴾

قال عز وجل: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا،  يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ، وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا ﴿الأحزاب: 70–71﴾

فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ ﷺ، وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا
أَمَّا بَعْدُ…

عِبَادَ اللَّهِ،

أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَإِنَّ تَقْوَى اللَّهِ خَيْرُ زَادٍ، وَهِيَ وَصِيَّةُ اللَّهِ لِلْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ, الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ,  اُولٰٓٮِٕكَ عَلَيۡهِمۡ صَلَوٰتٌ مِّنۡ رَّبِّهِمۡ وَرَحۡمَةٌ​ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡمُهۡتَدُوۡنَ (البقرة: 155–157)

Kaum Muslimin, jemaah sidang Jumat rahimani wa rahimakumullah,

Allah mendesain kehidupan dunia ini sebagai tempat ujian. Manusia tidak diciptakan untuk bebas, melainkan untuk bersikap dengan apa yang Allah takdirkan. Tiada satupun yang terlepas dari ujian, baik ujian kesenangan maupun kesengsaraan. Manusia juga tidak bisa memilih ujian seperti apa yang akan dihadapkan. Ia akan dinilai atas pilihan sikap dari apa yang Allah berikan dan takdirkan.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

“(Dia-lah) yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian, siapa di antara kalian yang paling sempurna keimanannya.” (QS. al-Mulk: 2)

Allah tidak melihat jenis ujian yang diberikan, tetapi seberapa benar respon yang ia hadirkan. Sebab parameter kebaikan ada pada kesesuaian. Bagaimana ia bersyukur ketika diberi nikmat dan kesenangan, serta bagaimana ia bersabar ketika diberi musibah dan cobaan. Umar radhiyallahu ‘anhu berkata menjelaskan keadaan ideal seorang muslim,

فَإِنْ أُعْطِيَ شَكَرَ وَإِنِ ابْتُلِي صَبَرَ

“Jika diberi, ia bersyukur; dan jika ditimpa musibah, ia bersabar.”

Seorang mukmin akan menjadi orang yang bahagia, karena mereka berhasil menerapkan konsep syukur dan sabar pada kehidupan mereka. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذٰلِكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ، صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ.

“Sangatlah menakjubkan urusan seorang yang beriman. Sesungguhnya seluruh urusannya adalah kebaikan, dan hal itu tidak akan dimiliki kecuali oleh orang yang beriman. Jika ia mendapatkan kenikmatan, ia bersyukur, maka itu kebaikan untuknya. Jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar, maka itu juga kebaikan baginya.” (HR. Muslim no. 2999)

Jemaah sidang Jumat rahimani wa rahimakumullah,

Akhir-akhir ini, negeri ini dan para penduduknya kembali ditimpa musibah berupa bencana alam yang silih berganti. Banyak dari kita mengalami hilangnya harta, rusaknya rumah dan kendaraan, bahkan tidak sedikit yang ditinggal oleh orang-orang yang dicintai. Musibah dan bencana mendatangi setiap dari kita, yang saleh maupun yang lalai, yang kaya maupun yang miskin, tanpa pilah pilih.

Justru pada momen ini lah keimanan kita benar-benar diuji. Apakah kita berhasil dalam melewati ujian ini. Allah berfirman,

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

Kami akan uji kalian dengan sesuatu dari ketakutan, kelaparan, dan kekurangan, baik harta, jiwa, dan buah-buahan (makanan). Berilah kabar gembira kepada mereka yang berhasil bersabar.” (Q.S. al-Baqarah: 155)

Ayat ini menekankan bahwa setiap kita akan Allah timpakan ujian musibah. Namun di balik ujian itu, Allah menjanjikan kabar gembira, bukan kepada semua orang, melainkan kepada mereka yang mampu bersabar. Kemudian Allah menjelaskan sikap orang-orang yang bersabar ketika ditimpa musibah,

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“Mereka yang jika ditimpa musibah, mereka berkata, ‘Sesungguhnya kita milik Allah dan sesungguhnya kita akan kembali kepadanya.’” (QS. al-Baqarah: 156)

Berat, memanglah sangat berat. Namun Allah tidak membiarkan kesabaran itu tanpa balasan. Pada ayat berikutnya, Allah menyebutkan keutamaan besar bagi orang-orang yang bersabar,

اُولٰٓٮِٕكَ عَلَيۡهِمۡ صَلَوٰتٌ مِّنۡ رَّبِّهِمۡ وَرَحۡمَةٌ​ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡمُهۡتَدُوۡنَ‏

Mereka adalah yang memperoleh selawat (ampunan) dan rahmat dari Rabb mereka. Mereka adalah orang yang mendapatkan petunjuk.” (QS. al-Baqarah: 157)

Bahkan, pahala yang dimiliki orang-orang yang bersabar tidak akan ada batasnya. Allah berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. az-Zumar: 10)

Orang-orang bersabar akan mendapatkan rumah tertinggi di surga,

أُولَئِكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوا وَيُلَقَّوْنَ فِيهَا تَحِيَّةً وَسَلَامًا

Mereka akan diberikan kamar (di surga), mereka akan disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat.” (QS. al-Furqan: 75)

Setelah Allah sediakan bagi mereka rumah di surga, Ia jadikan para malaikat menyambut mereka di surga nanti,

وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ, سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ

“Para malaikat masuk menemui mereka dari setiap pintu (seraya berkata), ‘Salam sejahtera atas kalian karena kesabaran kalian. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan (akhir) itu.” (QS. ar-Ra‘d: 23–24)

Orang yang bersabar atas musibah akan dimudahkan untuk masuk surga karena setiap musibah yang diujikan kepadanya akan menghapus dosanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ وَمَا سِوَاهُ إِلَّا حَطَّ اللهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ

Tidaklah seorang muslim ditimpa musibah berupa penyakit dan sebagainya, kecuali Allah akan angkat dengannya dosa-dosanya.” (Muttafaq ‘alaihi)

Maka, jemaah sidang Jumat rahimani wa rahimakumullah,

Berusahalah untuk senantiasa bersabar, karena bersabar merupakan jembatan menuju surga Allah. Ujian yang Allah berikan berupa musibah kita akhir-akhir ini, mari kita jadikan sebagai ladang pahala dan sebab mendapatkan surga Allah. Mari kita usahakan mendapatkan kabar gembira dari Allah

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ، وَنَفَعَنَا بِمَا فِيهِمَا مِنَ الْآيَاتِ وَالْحِكْمَةِ، أَقُولُ مَا سَمِعْتُمْ، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَخَطِيئَةٍ؛ فَاسْتَغْفِرُوهُ، وَتُوبُوا إِلَيْهِ؛ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

Khotbah kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

وَقَالَ: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ، وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. اللَّهُمَّ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا، وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا، وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ. اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِينَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَكَ أَعْدَاءَ الدِّينِ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِينَ، اللَّهُمَّ آمِنَّا فِي أَوْطَانِنَا، وَأَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَوُلَاةَ أُمُورِنَا، وَاجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا. سَخَاءً رَخَاءً، وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ.

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

فَاذْكُرُوا اللَّهَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.

أَقِيمُوا الصَّلَاةَ

***

Penulis: Muhammad Insan Fathin

Artikel Muslim.or.id


Artikel asli: https://muslim.or.id/111180-teks-khotbah-jumat-kabar-gembira-dari-allah-untuk-mereka-yang-bersabar.html